Masalah adalah Proses Pendewasaan “Kajian Orang Tua”

Sabtu, 2 November 2024, SMP Muhammadiyah 15 Surabaya sukses menggelar acara Kajian Orang Tua bertempat di Masjid At Taqwa, Jl. Pogot No. 1-3. Kegiatan ini dimulai pukul 07:30 WIB dan dihadiri oleh para orang tua siswa yang antusias untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang peran agama dalam mendidik anak. Dengan tema "Disiplin Ibadah dan Belajar, Bagian dari Perintah Agama", kajian ini disampaikan oleh Ust. Letkol Laut H. Enjang Juaeni Zein, S.Ag., seorang Perwira Rohani Islam TNI AL Koarmada II dan Dai tersertifikasi Majelis Ulama Indonesia Pusat.

Dalam kajian ini, Ust. Enjang menyampaikan bahwa hidup memang penuh tantangan dan masalah. Setiap permasalahan yang datang seharusnya tidak dianggap sebagai beban, melainkan sebagai sarana untuk mendewasakan diri dan meningkatkan kedewasaan spiritual. “Masalah yang kita hadapi dalam hidup sebenarnya adalah ujian yang diberikan Allah SWT untuk menguatkan kita, mendewasakan sikap, dan mengasah kesabaran,” ungkap Ust. Enjang di hadapan para peserta.

Ia juga menegaskan bahwa dalam peran sebagai orang tua, sering kali kita berpikir bahwa kitalah yang mengajar dan membimbing anak-anak. Namun, sebaliknya, dari perilaku anak-anaklah kita belajar bagaimana caranya mendidik mereka dengan benar. Sikap dan reaksi anak-anak memberikan pelajaran berharga tentang kesabaran, empati, dan kelembutan dalam mendidik.

Ust. Enjang menekankan bahwa mendidik anak harus dilakukan dengan kelembutan dan kasih sayang. “Ketika mendidik, kita harus ingat bahwa kelembutan adalah kunci utama. Rasulullah SAW selalu menunjukkan sikap lemah lembut kepada anak-anak, bahkan ketika memberikan nasihat atau teguran,” tambahnya.

Acara ini tidak hanya memberikan wawasan tentang pentingnya disiplin dalam beribadah dan belajar, tetapi juga bagaimana membangun hubungan yang harmonis antara orang tua dan anak. Orang tua diingatkan untuk selalu sabar dan memahami bahwa pendidikan yang penuh kelembutan akan membantu anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang kuat, cerdas, dan berakhlak mulia.

Dengan kajian ini, para peserta diharapkan dapat menerapkan prinsip-prinsip tersebut dalam kehidupan sehari-hari, membangun suasana rumah yang penuh cinta, dan mendidik anak-anak mereka dengan pendekatan yang bijaksana dan lemah lembut.

Komentar