Guru SMP Muhammadiyah 15 Boarding School Ikuti Upgrading di Trawas: M. Jemadi, M.A., M.Pd.I Tekankan Kaderisasi Militan dan Guru Inspiratif

Mojokerto—SMP Muhammadiyah 15 Boarding School Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan mengirim sejumlah guru mengikuti kegiatan upgrading di Trawas, Mojokerto. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran guru sebagai pilar utama pendidikan yang inspiratif sekaligus memperkuat kaderisasi Muhammadiyah.

Dalam pemaparan yang disampaikan oleh M. Jemadi, M.A., M.Pd.I, para guru didorong untuk memahami dan mengaplikasikan lima pilar pendidikan global yang dikenal sebagai "Five Pillars of Education," yaitu:

1. Learning to Know: Mengembangkan pemahaman dan pengetahuan secara mendalam agar dapat mentransformasi pembelajaran di kelas.

2. Learning to Do: Mendorong keterampilan praktis yang relevan untuk kehidupan nyata, sehingga siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya.

3. Learning to Be: Membangun karakter dan kepribadian siswa agar mampu menjadi individu yang tangguh dan mandiri.

4. Learning to Live Together: Mengajarkan pentingnya hidup dalam harmoni dan saling menghormati di tengah perbedaan.

5. Learning to Faith of God: Mengintegrasikan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah dalam setiap proses belajar.

M. Jemadi juga menekankan pentingnya kekuatan ideologis Muhammadiyah yang harus menjadi fondasi bagi setiap guru, yaitu:

1. Memegang teguh ajaran Islam: Guru Muhammadiyah harus menjadikan nilai-nilai Islam sebagai panduan dalam setiap aktivitas pendidikan.

2. Menjauhi ujub dan riya': Guru dituntut untuk senantiasa ikhlas dalam mengabdi tanpa mengharapkan pujian.

3. Memiliki Spirit Jihad (Ikhlas): Jihad dalam bentuk perjuangan melalui pendidikan untuk membentuk generasi yang unggul.

4. Sistem Organisasi: Kedisiplinan dan komitmen dalam sistem organisasi Muhammadiyah menjadi kunci keberhasilan.

5. Kiprah dakwah yang melayani masyarakat: Guru harus selalu berkontribusi nyata dalam memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar melalui pendidikan.

Jemadi mengingatkan bahwa guru-guru Muhammadiyah memiliki peran strategis dalam mempercepat tercapainya tujuan Muhammadiyah melalui pendidikan. Amal usaha pendidikan bukan hanya tempat mengajar, tetapi juga:

1. Lahan dakwah untuk menyebarkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

2. Wadah perjuangan dan pengabdian untuk kemajuan umat

3. Lahan kaderisasi untuk mencetak generasi penerus yang militan dan berintegritas tinggi.

Di akhir sesinya, Jemadi menekankan pentingnya membangun hubungan positif dengan siswa sebagai salah satu kunci untuk menjadi guru inspiratif. Dengan hubungan yang baik, guru dapat menjadi teladan dan motivator bagi murid-muridnya.

Kegiatan upgrading ini diharapkan dapat semakin memotivasi para guru untuk tidak hanya menjadi pendidik yang berkualitas, tetapi juga menjadi kader Muhammadiyah yang berkomitmen tinggi dalam menjalankan dakwah melalui pendidikan.

Komentar