"Menentukan Tapuk Kepemimpinan: Debat Kandidat Ketua IPM SMP Muhammadiyah 15 Boarding School Surabaya"

Pada Senin, 27 Oktober 2025, Debat kandidat calon Ketua Pimpinan Ranting (PR) SMP Muhammadiyah 15 Surabaya. Acara yang berlangsung di halaman sekolah ini dihadiri oleh seluruh siswa, panelis dari Cabang IPM Kenjeran, serta bapak ibu guru. Empat kandidat yang bersaing dalam pemilihan ketua IPM kali ini adalah Adenmas Satria Manggala, Rara Salsabila May Jingga, Reza Aqila Hilmi, dan Zhemar Radista Azahwa.
Debat dimulai dengan pemaparan visi dan misi masing-masing kandidat yang mempresentasikan berbagai ide dan program kerja unggulan mereka. Adenmas Satria Manggala mengusung visi untuk meningkatkan kegiatan sosial di sekolah, dengan fokus pada pengembangan karakter dan semangat gotong royong di kalangan siswa. Ia juga menekankan pentingnya penguatan hubungan antara siswa dan guru, serta menciptakan lingkungan sekolah yang lebih inklusif dan penuh solidaritas.

Rara Salsabila May Jingga, di sisi lain, memaparkan program kerja yang bertujuan untuk menggali dan mengembangkan potensi kreatif siswa. Ia berkomitmen untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan seni dan budaya yang dapat meningkatkan rasa percaya diri siswa dan memperkaya kegiatan ekstrakurikuler. Selain itu, Rara juga ingin memperluas peran IPM dalam kegiatan keagamaan dan kepedulian sosial.
Reza Aqila Hilmi, dengan pendekatan yang lebih spiritual, menekankan pentingnya pengembangan kegiatan keagamaan yang lebih inklusif dan menyeluruh. Ia berencana untuk mengadakan program-program yang dapat meningkatkan kecintaan siswa terhadap agama, serta memperkuat pembinaan karakter berbasis nilai-nilai keislaman yang moderat dan toleran.

Sementara itu, Zhemar Radista Azahwa berfokus pada pemberdayaan siswa melalui kewirausahaan dan pengabdian sosial. Ia menyarankan pembentukan unit usaha siswa yang dapat memberikan pengalaman langsung dalam dunia bisnis dan tanggung jawab sosial. Program ini diharapkan dapat membekali siswa dengan keterampilan praktis yang berguna di masa depan, selain itu Zhemar juga berencana meningkatkan partisipasi siswa dalam kegiatan sosial dan pengabdian masyarakat.

Acara debat berlangsung penuh antusiasme, dengan sesi tanya jawab yang memperlihatkan ketajaman berpikir dan komitmen para kandidat terhadap program yang mereka tawarkan. Panelis dari Cabang IPM Kenjeran turut memberikan pertanyaan kritis, yang semakin menguji kemampuan para kandidat dalam menjelaskan visi mereka. Tidak hanya itu, para siswa juga diberikan kesempatan untuk bertanya langsung kepada kandidat, menjadikan debat ini sebagai ajang interaksi yang konstruktif.

Melalui debat ini, para siswa tidak hanya dapat memahami program kerja masing-masing calon ketua IPM, tetapi juga belajar tentang kepemimpinan, demokrasi, dan tanggung jawab sosial. Dengan adanya acara ini, diharapkan calon ketua IPM terpilih dapat menjadi pemimpin yang visioner, responsif, dan berkomitmen tinggi untuk membawa perubahan positif di lingkungan sekolah. (Didik Hermawan)

Komentar