Ukir Senyum di Wajah Sesama, AZTAGA Spemlibels Hangatkan Suasana Jumat di Surabaya

SURABAYA – Jumat pagi (13/03/2026) yang cerah di kawasan Surabaya Utara terasa lebih hangat dari biasanya. Di balik gerbang SMP Muhammadiyah 15 Boarding School Surabaya (Spemlibels), sebuah gerakan ketulusan sedang berlangsung. Bertajuk AZTAGA (Aksi Zakat Tebar Bahagia), seluruh elemen sekolah bersatu dalam satu misi: mengukir senyum di wajah sesama.

Kegiatan ini merupakan puncak dari pengumpulan zakat, infaq, dan sedekah yang dihimpun secara kolektif. Donasi ini datang dari ketulusan hati para guru, karyawan, hingga semangat berbagi para siswa dan santri yang menyisihkan sebagian uang saku mereka demi membantu sesama.

Kepala SMP Muhammadiyah 15 Boarding School Surabaya, Ustadz Banjar, S.S, M.Pd.I, menyampaikan bahwa AZTAGA adalah jembatan kasih sayang antara warga sekolah dengan mereka yang membutuhkan.
"Zakat bukan sekadar transaksi kewajiban kepada Sang Pencipta, tapi merupakan jembatan empati. Hari ini, kami mengajak para siswa untuk melihat langsung bahwa kebahagiaan sejati justru hadir saat kita mampu memberi manfaat bagi orang lain. Kami ingin mereka lulus dari sini tidak hanya cerdas otaknya, tapi juga lembut hatinya," tutur Ustadz Banjar.

Proses distribusi dilakukan dengan penuh ketertiban namun tetap akrab. Paket-paket cinta tersebut disalurkan secara langsung kepada siswa-siswi yang berhak menerima di internal sekolah serta warga yang tinggal di pemukiman sekitar lingkungan sekolah.

Ustadzah Anis Sami Pujiastuti, S.E, selaku Koordinator AZTAGA, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran aksi sosial ini. Baginya, melihat binar bahagia di mata para penerima manfaat adalah kepuasan yang tidak ternilai.
"Alhamdulillah, amanah dari seluruh warga sekolah telah kami sampaikan secara tepat sasaran. Sesuai namanya, 'Tebar Bahagia', target utama kami adalah memastikan kehadiran Spemlibels di Surabaya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga sekitar. Sinergi antara guru, karyawan, dan siswa dalam menghimpun zakat ini adalah bukti kuatnya rasa kepedulian di lingkungan pendidikan kami," jelas Ustadzah Anis.

Aksi AZTAGA ini ditutup dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi bentuk transparansi kegiatan. Kehangatan yang tercipta hari ini diharapkan terus menjadi inspirasi bagi seluruh keluarga besar Spemlibels untuk menjadikan berbagi sebagai gaya hidup dan terus menebar manfaat nyata bagi masyarakat luas. (Didik Hermawan)

Komentar