Siapkan Mubaligh-Mubalighot Masa depan, SPEMLIBELS mengdakan program Muhadoroh 3 bahasa

thumb

Siapkan Mubaligh-Mubalighot Masa depan, SPEMLIBELS mengdakan program Muhadoroh 3 bahasa

Wa alaikumussalam Warahmatullahi Wabaraakatuh….” Serentak para siswa menjawab ucapan salam dari salah seorang siswa yang menyampaikan muhadoroh (pidato) di hadapan teman-temannya.

Muhadoroh ini merupakan salah satu kegiatan unggulan siswa di SMP Muhamamdiyah 15 Surabaya Boarding School (SPEMLIBELS). Sekolah Islam yang terletak di wilayah Jl.Platuk 104,Sidotopo,kenjeran Surabaya ini mewajibkan para siswa secara bergilir untuk menyampaikan muhadoroh yang diadakan sepekan sekali.

Salah satu tujuan kegiatan yang dilaksanakan setiap Sabtu pagi ini di antaranya adalah untuk melatih para siswa agar memiliki keterampilan berbicara di depan umum dengan baik. Karena keterampilan berbicara di depan umum (public speaking) merupakan kemampuan yang dibutuhkan banyak orang, banyak pekerjaan.

Meskipun terlihat mudah, tapi ternyata, muhadorroh menjadi salah satu hal yang menakutkan bagi banyak  siswa karena dia akan berbicara didepan teman-temannya dan  itu membutuhkan banyak latihan serta pembiasaan.

13/8 kali ini sebagai petugas muhadoroh adalah kelas 9F yaitu Laila Salsabila sebagai Mc ,Ailsa Nariswari Berryl Ozora,tilawah Quran,Nabil Khoirunisa 
Nirrina Azzahra ,Pidato bahasa arab dan Pury Anandita Pidato bahasa indonesia. Muhadorroh kali ini menggunakan 3 bahasa sekaligus yaitu Bahasa arab,Inggris dan bahasa indonesia.

Menurut pembina muhadoroh Haritza dan Ketua Ismuba Aziz Mualana "Muhadorroh 3 bahasa ini merupakan tahap anak-anak untuk belajar public speking dan menyiapkan Mubaligh-Mubalighot Masa depan, untuk itu SPEMLIBELS mengdakan program Muhadoroh 3 bahasa serta  untuk menambah wawasan internasional karena menggunakan 2 bahasa asing yaitu bahasa arab dan bahasa inggris".

Puri sebagai salah satu petugas muhadoroh kali ini mengbil tema cara mengisi kemerdekaan sebagai seorang pelajar,Dia menagatakan salah satu cara terbaik bagi seorang pelajar dalam mengisi kemerdekaan adalah belajar dengan giat sembari membantu pekerjaan orang tua"Pungkasnya"(Exo Burhan)

Bagikan Berita Ini :

0 Komentar

Tambahkan Komentar