lDKS Teladani akhlak Rosullullah sekolah ini membentuk kader IPM Sekolahnya

thumb

lDKS Teladani akhlak Rosullullah sekolah ini membentuk kader IPM Sekolahnya

lDKS Teladani akhlak Rosullullah sekolah ini membentuk kader IPM Sekolahnya 

 (20/12), sekitar 40 peserta didik SMP Muhammadiyah 15 Boarding School Surabaya (SPEMLIBELS) mengadakan kegiatan rutin tahunan yang bertajuk LDKS "Menyiapkan Pemimpin Yang Amanah". Mereka semua adalah Kader ummat dan bangsa yang disiapkan oleh SmP Muhammadiyah 15 untuk digembleng dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS).

Ustad aziz meyampaikan untuk menjadi pemimpin yang baik kita harus menteladhani apa yang di lakukan Rosullullah.Nabi Muhammad SAW tidak hanya teladan bagi umat Islam tetapi juga dunia. Pengakuan ini bahkan pernah disampaikan cendekiawan Barat Michael H Hart, dalam The 100: A Ranking of the Most Influential Persons in History. "Michael H Hart mengakui bahwa Nabi Muhammad bukan hanya pemimpin akhirat tapi juga dunia,"Rosullullah adalah pemimpin yang terbaik di dunia.
Selain itu,Dia Menambahkan ada beberapa faktor penting kenapa Rosullullah menjadi  orang paling berpengaruh di dunia.

" setidaknya ada 4 yang harus kita pelajari dan kita harus contoh supaya kita bisa  menjadi pemimpin yang baik"
Kepada kader IPM SMP Muhammadiyah 15 ustad Aziz menyampaikan 4 hal diantarannya adalah :
1.As -Shidiq (benar dan Jujur)
2.Al-Amanah (dapat di percaya)
3.At -Tablig ( Menyampaikan)
4.Al-Fathonah (Memiliki Kecerdasan)

“Harapannya, para siswa dapat tumbuh dan berkembang menjadi pemimpin yang bisa mempratekan 4 hal tersebut,” tukas ustad Aziz.

Fika  Aulia Azahra kader IPM terpilih dari kelas VIII F mengaku setelah mengikuti dan mendengarkan pemaparan Ustad Aziz, teryata banyak hal yang kita contoh dan  kerjakan dari Akhlak Rosulullah.

“Menjadi seorang pemimpin itu wajib memiliki ke 4 sifat Rosullullah dan benar-benar harus istiqomah menjalankannya dan mengaplikasikan nya baik dalam lingkungkan sekolah khususnya dalam kehidupan sehari - hari.dan tentunya kita Juga harus memiliki ilmu agama yang kuat, tangguh disemua lini kehidupan ,” pungkasnya. ( Burhan Setiawan)

Bagikan Berita Ini :

0 Komentar

Tambahkan Komentar